Tidak mudah menjadi seorang ayah yang hebat. Ada kalanya seseorang sudah melakukan segala sesuatu yang dia bisa tetapi ternyata masih belum dianggap sebagai seorang ayah yang hebat. Seorang ayah yang hebat adalah mereka yang mampu menikmati kehidupannya dan dianggap sebagai sosok yang dicintai dan dibutuhkan oleh anak dan istrinya.

Terdapat jalan panjang yang harus ditempuh oleh seorang pria agar dapat dianggap sebagai seorang pria yang hebat. Berikut dilansir dari Parents, delapan cara agar menjadi seorang ayah yang hebat.

Lakukan kehidupan normal Anda

Banyak pria yang mengalami perubahan ketika sudah memiliki anak. Karena rasa sayang berlebih dan penasaran yang dimiliki, banyak dari pria tersebut yang berusaha menghabiskan sebanyak mungkin waktu dengan bayi mereka dan melupakan kehidupan normal mereka. Hal ini memang tampak baik, tetapi meninggalkan kehidupan normal yang dijalani malah dapat membuat pria tersebut menjadi stres dan melimpahkan perasaan tersebut pada anak dan istrinya.

Perhatian berlebih dan kekhawatiran yang Anda tunjukkan pada anak tersebut tidak lah selamanya baik, cukup lakukan hal itu pada minggu-minggu pertama saja. Setelah itu coba lah kembali ke kehidupan normal dan libatkan anak Anda di dalamnya.

Bantu istri merawat anak

Merawat anak bukanlah hanya pekerjaan seorang ibu semata. Anda sebagai seorang ayah juga dituntut untuk dapat melakukan segala macam hal yang dibutuhkan bayi sebagaimana yang dilakukan oleh seorang ibu. Mengganti popok, memandikan, serta bergantian menjaga bayi adalah hal-hal cukup mendasar yang perlu dapat Anda lakukan juga.

Selain menumbuhkan rasa cinta secara alami dan kedekatan antara Anda dengan bayi, hal ini juga dapat membuat semakin tinggi penghargaan Anda terhadap istri. Jangan lupa juga untuk memberi waktu luang bagi istri Anda untuk menikmati harinya. Kerjakan lah semua tugas istri Anda untuk beberapa waktu dan biarkan dia memanjakan dirinya untuk sementara. Dengan melakukan hal ini Anda sudah semakin dengan menjadi seorang ayah dan suami yang hebat.

Berikan rasa cinta pada anak secara terus menerus

Seorang anak membutuhkan rasa cinta yang terus menerus dari orang tua. Tetapi ketika dia masih bayi, tentu saja hal ini tidak dapat diungkapkan dengan menggunakan kata-kata. Sentuhan-sentuhan lembut seperti ciuman dan pelukan pada bayi Anda dapat membuat mereka merasakan cinta.

Biasanya seiring bertambahnya usia anak, tindakan-tindakan ini mulai jarang dilakukan oleh orang tua. Memang ketika anak mulai dewasa, pelukan dan ciuman dari orang tua dapat membuat anak merasa risih. Perhatian tentang hal yang mereka lakukan dan sukai merupakan cara yang dapat dilakukan oleh orang tua terhadap anak ketika mereka sudah tumbuh semakin dewasa.

Perlakukan anak seperti diri Anda ketika kecil

Orang tua pasti memiliki harapan yang sangat besar kepada anak mereka. Tetapi sering kali harapan dan keinginan dari orang tua tersebut malah membuat anak Anda menjadi tertekan karena melakukan hal yang tidak mereka sukai. Untuk menjadi seorang ayah yang baik, Anda harus menempatkan diri sebagai anak tersebut.

Dengan menempatkan diri sebagai anak, maka Anda juga dapat berpikir apakah Anda akan suka jika dulu diperlakukan oleh orang tua seperti itu. Cara ini dapat menghindarkan Anda dari menjadi orang tua yang otoriter dan tidak disukai oleh anak. Selain itu, seluruh anak terlahir berbeda sehingga Anda tidak dapat memaksakan berbagai macam hal pada anak Anda.

Jangan pernah sakiti anak

Menyakiti anak baik secara fisik maupun mental dapat membuat hubungan Anda serta perkembangan anak menjadi terganggu. Yang sering dilakukan orang tua tanpa disadari adalah mengatakan sesuatu hal yang ternyata menyakiti perasaan anak mereka. Hal ini dapat bertahan lama dalam pikiran anak Anda dan membekas hingga mereka dewasa.

Namun hal yang paling buruk adalah jika Anda sampai berbuat kekerasan terhadap anak Anda. Yang muncul dari anak kemudian bukanlah rasa sayang terhadap ayah tetapi rasa takut. Sekali perbuatan ini Anda lakukan maka nilai Anda sebagai orang tua menjadi jatuh di hadapan anak.

Berikan contoh yang baik

Seorang ayah akan menjadi contoh bagi perkembangan perilaku anak, oleh sebab itu Anda harus menjaga segala tingkah laku yang Anda lakukan. Kebaikan-kebaikan kecil yang biasa Anda lakukan sehari-hari dapat menjadi contoh yang bagus bagi perkembangan anak Anda. Tindakan-tindakan yang Anda lakukan tanpa sadar terhadap orang lain juga merupakan contoh bagi anak untuk memperlakukan orang lain.

Anak adalah cerminan orang tua, jadi jika kelak di kemudian hari anak Anda memiliki perilaku yang buruk, itu mungkin karena contoh perilaku yang Anda berikan sejak dia kecil. Hal ini berpengaruh terutama ketika anak masih dalam usia yang sangat kecil. Perilaku yang mereka lihat dan contoh ini dapat bertahan selama sepanjang hidup anak Anda.

Ketahui apa yang diinginkan oleh anak

Seorang ayah harus mampu mengenali dunia dari anaknya. Bermain-main dan interaksi yang yang rutin dengan anak dapat membuat Anda jauh lebih memahami tentang dunia dan apa yang mereka sukai. Tindakan seperti menonton film yang dia sukai atauĂ‚  mengikuti permainan yang mereka lakukan dapat membuat Anda memahami mereka.

Dengan mengenali apa kesukaan seorang anak, maka akan membuat hubungan seorang ayah semakin dekat dengan anaknya. Hal ini dapat memiliki pengaruh jangka panjang dan membuat anak lebih terbuka terhadap Anda. Selain itu memori dari tindakan ini dapat bertahan lama dan membekas di ingatan mereka pula sebagai kenangan yang menyenangkan di masa kecil.

Nikmati kehidupan Anda

Nikmatilah kehidupan Anda sebagai seorang ayah. Dengan selalu mensyukuri dan menikmati setiap waktu yang Anda miliki bersama anak dan istri, maka hidup Anda akan semakin menyenangkan. Seorang ayah yang hebat akan selalu menikmati setiap waktu yang dimilikinya.

Artikel ini telah tayang di : merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *